Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan

Cinta Cicak



Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor cicak terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat.
Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek surat itu, ternyata surat tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.
Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akan.
Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya....AHHHH!
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta...cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.
Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.


Cara Mengatasi / Menghadapi Cewek Matre


Cara Mengatasi /  Menghadapi Cewek MatreCara Mengatasi / Menghadapi Cewek Matre, halo cerita cinta, tulisan kali ini adalah tips bagi kamu yang punya cewek tapi matre :D. Berawal dari seorang teman yang curhat tentang ceweknya. Cewek yang dimiliki oleh teman kita ini memiliki sifat matre. Sebenarnya matre tersebut bukan sifat asli dari cewek loh, yang kita harus tau adalah mengapa dia bisa matre ke kita?, sediliki dan pelajari penyebab utamanya.

Ok deh saya akan sedikit menjelaskan tipsnya, Bagi kamu yang ceweknya matre bisa ikut antri dan membaca tulisan ini hehe.

Cewek matre, slogan ini sudah terkenal sejak zaman dahulu, cewek yang sering meminta banyak (baik uang atau barang) maka cewek tersebutlah yang dimaksud dengan cewek matre. Bagaimana cara mengatasinya?...
- Yang pertama seperti yang saya katakan sebelumnya, kamu harus tau dulu mengapa dia matre ke kamu, apakah sudah sifat aslinya atau baru ke kamu saja dia matre?. Apa karena kamu kaya tapi tampang pas-pasan? atau karena kamu terlalu gembar-gembor harta untuk mendapatkan cintanya?. Apabila ya, itulah kesalahan kebanyakan laki-laki dalam mendapatkan cinta cewek yang disukainya, yang harus kamu lakukan adalah jelaskan secara perlahan bahwa di hidup ini tidak hanya dinilai dari uang atau kekayaan saja, dan tanya ke pacar kamu apa dia siap hidup apa adanya nanti?. Jika jawabannya adalah tidak, maka tinggalkan saja dia, masih banyak cewek di dunia ini toh hehe. Tapi apabila jawabannya adalah iya, maka ajarkan dia secara perlahan untuk mencintai kamu apa adanya, dan rubahlah sikap kamu yang tadinya sok pamer atau gembar-gembor kekayaan.

- Perlihatkan perhatian lebih kepada cewek kamu, jauh dilubuk hati cewek (baik cewek matre atau tidak), mereka sangat butuh perhatian. Maka berikan perhatian tersebut, buktikan bahwa kamu benar-benar menyayanginya apa adanya. Ketika dia sudah merasa nyaman dengan kamu, maka kamu sudah memegang kendali, disaat itulah kamu ungkapkan apa yang selama ini mengganjal dalam hubungan kamu (yaitu sifat matrenya). Lambat laun dia akan mengerti kok, dan hubungan kalian akan lebih natural nantinya.

- Apabila kedua cara diatas sudah kamu lakukan tapi dia masih saja tidak berubah, maka lakukan cara yang ketika ini. Cara yang ketiga adalah, terus perlihatkan kasih sayang kamu ke dia setiap hari atau setiap saatnya, lalu kemudian hentikan hal tersebut (jangan hubungi dia lagi selama beberapa hari). Kebanyakan cewek akan kebingungan atau merasa kehilangan (kebanyakan orang kan gitu, ketika sudah hilang baru dia menyesal). Pada momen itulah kamu baru datang lagi dan ungkapkan lagi bahwa dia harus berubah dan siap menerima kamu apa adanya.

- Yang perlu diingat adalah, matre (baik cowok ataupun cewek) itu bukanlah sifat asli mereka, hal tersebut membuktikan bahwa pacar kamu tidak sungguh-sungguh sayang ke kamu. Kamu harus merubah diri, belajarlah untuk bersikap apa adanya, jangan pernah berusaha menjadi orang lain atau jangan pernah berusaha untuk memperlihatkan dan mempergunakan harta untuk mengambil hati pasangan kamu.

Good luck,

PS : Tips di atas bukan hanya berlaku bagi kamu yang punya cewek matre saja tapi juga berlaku untuk kamu yang punya cowok matre.






Beda Nasib Punya Pacar VS Jomblo

Ini neeh bedanya orang pacaran jarak dekat, pacaran jarak jauh alias LDR dan jomblo sejati :
Kalau lagi kangen...

Pacaran :"baru aja ketemu udh KANGEN lagi..."
LDR : "lama banget gak ketemu...SUMPAH KANGEN..!!!."
Jomblo : “kangen sih...tapi sama siapa yaa..”

Pacaran : mimpiin pacar
LDR : mimpiin kapan bisa ketemu pacar
Jomblo : gak bisa tidur karena galau

Pacaran : mandangin wajah pcar
LDR :mandangin foto pacar
Jomblo :mandangin orang pacaran #sewot bin mupeng...#

pacaran : “sayang jalan yuk...”
LDR  : “sayang kapan kita jalan bareng...??”
Jomblo : jalan sama siapa..?  #nangis di bawah pohon pisang#

Kalau lagi senang...

Pacaran :senyum lihat pcar bahagia
LDR : senyum-senyum lihat sms pacar
Jomblo :dilirikin cicak aja udah senyum

Pacaran :ketawa bareng
LDR : ketawa gantian via telepon
Jomblo : ketawa sendirian #gejala gila mendadak#

Cara Jitu Temenan sama Mantan...

Guys ! Setelah hubungan kita gak bisa dipertahanin dan akhirnya ngambil keputusan buat “ bertemen aja “ kita sering bingung dan canggung kan sama sang mantan. Terus bisa gak ya kira-kira hubungan pertemana kita dengan mantan bakal berjalan mulus seperti kita berteman dengan orang lain dan tanpa ada maksud di belakangnya ?

Penyebab
Kalo pengen sukses temenan sama mantan coba kamu inget dulu deh, apasih penyebab kalian bubaran. Karena itu adalah sala satu penentu suksesnya hubungan pertemanan kamu ama mantan. Kalo kamu putus baek-baek dan masalahnya kalian gak bisa long distance mungkin mudah untuk bisa bertemen. Tapi kalo bubarnya karena dia selingkuh, mungkin agak susah buat bisa bertemen dengan wajar dan tanpa maksud apa-apa di belakangnya. Kalo emang mau bertemen iya bertemen aja jangan ada maksud apa-apa di belakangnya.

Cara Bersikap
Inget kawan, kini dia uda bukan milik kamu lagi. Dia sama dengan seperti temen-temen kita yang lain. Jadi, kalo emang kamu mau bener-bener bertemen sama dia usahakan untung segera ngilangin semua perhatian yang lebih ke sii dia. Kalo kamu terus kayak gitu bisa-bisa dia malah kabur karena gak nyaman dengan sikap kamu yang terlalu perhatian ke dia.

Sabar
Sabar diperluin banget kalo kita mau bertemen baik ma sang mantan. Kita gak boleh mara lagi kalo liat dia uda jalan sama orang lain karena memang dia udah bukan milik kita. Selain itu kita juga udah gak bole sok manja lagi, karena hanya bertemen kita gak harus ketemu dia tiap hari atau seminggu sekali kaya dulu. Sabar juga kalo missal dia sampe gak ada waktu buat kita karena kita memang Cuma temenan kan.

Move On
Jangan sampe kamu bertemen sama sang mantan kalo kamu belum bisa move on alias masih ngarep balikan sama dia. Kalo kamu belum bisa move on pasti ada aja yang bikin pertemanan kalian gak nyaman. Jadi cepet-cepet move on yah kalo mau bertemen sama mantan. Hehehehe…

Minta Tolong Teman
Maksudnya kalo emang kita pengen bertemen sama mantan coba deh kita ajak dia buat kumpul rame-rame dulu sama temen-temen yang lain. Kalo kumpul rame-rame kan setidaknya kita bisa tidak terlalu focus ke dia dan bila kita akan melakukan hal yang membuat dia kurang nyaman masih ada teman lain yang mengingatkan.

Jangan  Mengingat Masa Lalu
Kalo kalian mau jalan berdua jangan usahain buat gak ngunjungin tempat-tempat yang bikin kalian inget masa-masa waktu pacaran dulu. Emang agak ribet bertemen sama mantan itu. Karena ada beberapa hal yang bisa dengan cepet ngerusak pertemanan kita itu.

Tutup Masa Lalu
Kalo kamu udah buat komitmen untuk bertemen sama mantan kamu juga harus siap menutup rapat-rapat kenangan masa lalu. Kalo lagi berdua jangan sampe deh ngmongin masa lalu. Karena itu jelas akan ngerusak suasana dan ngebuat kalian berdua gak nyaman. Jadi, mending lupain aja kenangan kalian saat pacaran dulu biar pertemanan kalian bisa awet dan gak memicu konflik baru.

Hargai Keputusan
Kalo semua cara udah dilakuin trus dia malah ngejauhin kamu ya uda, terima aja keputusan dia. Mungkin dia masih belum siap untuk berteman dengan kamu. Masih banyak cara kok biar tetep contact sama dia. Beri aja dia waktu untuk bisa menerima kalo kalian Cuma bisa berteman aja saat ini. Pokoknya jangan sampe kamu paksain kalo emang dia belum bisa nerima.

KISAH MENGHARUKAN, MAAFKAN AKU IBU


http://emenrizal.files.wordpress.com/2010/09/kasih-ibu.jpg?w=530Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.
Kasih sayang ibu yang secara rutin kita dapatkan tak sadar sering kita lupakan
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ”Ya, tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.
“Ada apa nona?” tanya si pemilik kedai. “Tidak apa-apa, aku hanya terharu” jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. “Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi, tetapi, ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.
Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata, “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”
Ana, terhenyak mendengar hal tsb. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal tersebut? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.
Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang”.
Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.
Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.
<
Seringkali kita menganggap pengorbanan mereka merupakan suatu proses alami yang biasa saja; tetapi kasih dan kepedulian orang tua kita adalah hadiah paling berharga yang diberikan kepada kita sejak kita lahir.

KISAH SEJATI : MENJUAL KEPERAWANAN

Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima. Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.

Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.

Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.

Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:

'' Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang?
'' Tidak! ''
Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.

'' Lantas untuk apa anda duduk disini?
'' Apakah tidak boleh? ''
Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam.

'' Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.''
'' Maksud, bapak?

'' Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ''
'' Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang.
Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk disini untuk sesuatu yang akan saya jual ''
Kata wanita itu dengan suara lambat.

'' Jual? Apakah anda menjual sesuatu disini? ''

Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.

'' Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ''
'' Saya ingin menjual diri saya, '' Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam dalam ke arah petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
'' Mari ikut saya, '' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.

Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.

Di koridor hotel itu terdapat korsi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

'' Apakah anda serius? ''
'' Saya serius ''
Jawab wanita itu tegas.
'' Berapa tarif yang anda minta? ''
'' Setinggi tingginya..''


'' Mengapa? Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
'' Saya masih perawan ''

'' Perawan? ''
Sekarang petugas satpam itu benar benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini. Pikirnya

'' Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''
'' Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan. Ya kan...''

'' Kalau tidak terbukti?
'' Tidak usah bayar ...''

'' Baiklah ...''
Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
'' Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. ''
'' Cobalah. ''

'' Berapa tarif yang diminta? ''
'' Setinggi tingginya. ''
'' Berapa? ''
'' Setinggi tingginya. Saya tidak tahu berapa? ''

'' Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. ''
Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.

Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.

'' Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta 5 juta Rupiah. Bagaimana? ''
'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''
'' Ini termasuk yang tertinggi, ''
Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
'' Saya ingin yang lebih tinggi...''
'' Baiklah. Tunggu disini ...''
Petugas satpam itu berlalu.

Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.

'' Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. 6 juta Rupiah. Bagaimana? ''

'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''

'' Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, anda pun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang 6 juta Rupiah anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama sama butuh ... ''

'' Saya ingin tawaran tertinggi ... ''
Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.

'' Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya.
Tapi sebaiknya anda ikut saya.
Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit.
Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. ''
Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.

Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu, tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.

Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam tampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.

'' Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? " Kata petugas satpam itu dengan sopan.

Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu ...

'' Berapa? '' Tanya pria itu kepada Wanita itu.
'' Setinggi tingginya '' Jawab wanita itu dengan tegas.
'' Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? '' Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
'' 6 juta Rupiah, tuan ''
'' Kalau begitu saya berani dengan harga 7 juta Rupiah untuk semalam. ''


Wanita itu terdiam.

Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.

'' Bagaimana? '' tanya pria itu.
''Saya ingin lebih tinggi lagi ...'' Kata wanita itu.

Petugas satpam itu tersenyum kecut.

'' Bawa pergi wanita ini. '' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.

'' Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ''
'' Tentu! ''
'' Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu ... ''
'' Saya minta yang lebih tinggi lagi ...''


Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.

Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.

'' Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ''

Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang tampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.

'' Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah.
Apakah itu tidak cukup?
Terdengar suara pria itu berbicara.
Wajah pria itu nampak masam seketika

'' Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu.
Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ''


Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita.
Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan diwajah pria itu.

Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: '' Pak, apakah anda butuh wanita ... ??? ''

Pria itu menatap sekilas ke arah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.

'' Ada wanita yang duduk disana, '' Petugas satpam itu menujuk ke arah wanita tadi.

Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini. '' Dia masih perawan..''

Pria itu mendekati petugas satpam itu.
Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. '' Benarkah itu? ''
'' Benar, pak. ''
'' Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu ... ''
'' Dengan senang hati. Tapi, pak ...Wanita itu minta harga setinggi tingginya.''
'' Saya tidak peduli ... ''
Pria itu menjawab dengan tegas.

Pria itu menyalami hangat wanita itu.
'' Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ...'' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.

'' Mari kita bicara di kamar saja.'' Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.

Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.

Di dalam kamar ...

'' Beritahu berapa harga yang kamu minta? ''
'' Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ''
'' Maksud kamu? ''
'' Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterimakasih .... ''
'' Hanya itu ...''
'' Ya ...! ''


Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

'' Siapa nama kamu? ''
'' Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar ... ''
Kata wanita itu
'' Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ''
''Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ''

'' Ada!
Kata pria itu seketika.

'' Sebutkan! ''

'' Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu.
Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumahsakit.
Dan sekarang pulanglah ... ''
Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.

'' Saya tidak mengerti ...''

'' Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya.
Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterimakasih.
Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta.
Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terimakasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orangtuanya.
Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar ...''

'' Dan, apakah bapak ikhlas...? ''
'' Apakah uang itu kurang? ''
'' Lebih dari cukup, pak ... ''

'' Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ''
'' Silahkan ...''

'' Mengapa kamu begitu beraninya ... ''

'' Siapa bilang saya berani.
Saya takut pak ...
Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumahsakit dan semuanya gagal.
Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu.
Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` ...
Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan ... ''

'' Keyakinan apa? ''

'' Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Allah lah yang akan menjaga kehormatan kita ... ''
Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.

Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
'' Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ... ''

'' Kesadaran...''


. . .

Di sebuah rumah di pemukiman kumuh.

Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.

'' Kamu sudah pulang, nak ''
'' Ya, bu ... ''

'' Kemana saja kamu, nak ... ???''
'' Menjual sesuatu, bu ... ''

'' Apa yang kamu jual?''
Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum ...

Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Allah selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan ...

'' Kini saatnya ibu untuk berobat ... ''
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: '' Allah telah membeli yang saya jual ... ''.

Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya kedalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi: '' Antar kami ke rumah sakit ...''

Kata-kata Galau Untuk yang Cintanya Bertepuk Sebelah Tangan

kata-galau-cinta
Sumber : www.itv-gear.com
Sakit memang rasanya hati ini, kecewa dan bahkan merasa malu bila kita menyadari bahwa cinta yang kita bangun selama ini ternyata hanya bertepuk sebelah tangan, tak ada balasan dari si dia. Mau bagaimana lagi, ‘beginilah cinta, deritanya tiada akhir’ (niru si patkai).
Untuk Anda para galauers yang sedang merasakan cintanya bertepuk sebelah tangan. Yuk mari kita update status facebook maupun twitter dengan status galau tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan. Tak usah bingung-bingung cari kata-kata galau, karena dibawah ini saya akan berikan kumpulan kata-kata galau yang mungkin bisa Anda pilih dan digunakanan untuk mengekspresikan rasa galau Anda.
Harapan buat dapetin hati kamu tuh, sama susahnya kaya ngarep 1jt dari the hits. karna banyak bangeeet saingannya
Tiap berdoa kamu berharap Jauh dariku tp aku slalu berharap kau mengubah doannya menjadi dekat denganku
Setiap hari baca koran. Lama-lama bikin bengong. Please jangan kasih ngasih harapan kosong dong
Bedanya aku sama ayu ting-ting itu, kalo ayu ting-ting dikasih alamat palsu, kalo aku dikasi harapan palsu :’(
Harapan untuk ngedapetin nilai A itu g trlalu susah dibanding harapan untuk bisa milikin kamu.. itu MUSTAHIL :(
Harapan terbesar hidup ini adalah bersamamu, tp jka harapan terbesarmu adalah brsamanya, aku rela :(
Ada kucing mandi di papan, papannya warna abu-abu. Cintaku kini tinggal harapan, krna kamu lebih milih teman karibku
Kamu tau rasanya ketika ulangan ada yang ngasih contek? Itu buka harapan baru, sama kaya kamu bedanya ternyata PALSU
Jangan kasih aku harapan palsu karena itu hanya membuat aku makin menyukaimu :’(
Sdh lama aku menunggu harapan itu dr km, tp ternyata km tlah memberiku harapan kosong yg membuat hatiku jadi hancur
Prgi k pasar beli jajan..hargana cuma seribu..aku kira qt bkal jadian, tp ternyata kamu cuma ngasii harapan palsu :(
Pergi ke warung beli korek, koreknya habis dibuang ke tong. Kamu memang cewek brengsek, sukanya ngasih harapan kosong
Bukan cuma dinosaurus aja yg bisa punah, tp harapanku sama kamu pun punah begitu liat kmu jalan sama dia
Cicak di atas makan ketapang gosong, cinta jgn kasih aku harapan kosong :(
Buat apa kamu bikin terbang dengan harapan2 indah2 jika ternyata akhirnya kamu sama yang lain
Jalan2 sambil makan, tidak lupa melihat pulau, plisss jangan kasi gue harapan, kalo cuma bikin gue tambah galau :(
Hari ini jam ini menit ini dan detik ini aku takkan mau lg diknal klau hnya untuk disakiti
Harapan ku pupus di tengan jalan gara2 liat kamu jalan sama dia :( hancur harapan ku untuk dapetin kamu
Walaupun kau telah meremukan hatiku hingga hancur, tapi aku akan selalu mencintaimu dengan kepingan kecil hatiku
Lebih baik kau bunuh aku dengan racun mu, dari pada kau menyiksa ku dngan cinta yang tak pernah pasti T.T
Sifat kamu seperti awan kadang baik kadang buruk.. kadang mendung kadang cerah

Katakan Cinta Kalau memang Cinta


cintaSifat Munafik (Pribadi munafik) kerap kali tidak disadari oleh seseorang. Mereka tidak sadar kalau sebenarnya dalam dirinya telah memelihara tanaman penusnah yang sangat berbahaya dan membahayakan. Bukan hanya ini, tidak jarang mereka semakin hari semakin memupuk tanaman tersebut sehingga tumbuh dan berkembang.

Salah satu contoh dari hal diatas adalah berpura-pura mencintai lain jenis padahal dusta, bohong hanya dalam rangka ingin mewujudkan niat yang tersembunyi. Bisa jadi memiliki niat yang kurang baik terhadap pasangan sehingga tertutupi kata dan kalimat manis yang diucapkannya sehingga pasangan pun meng-ya-kannya.

Tidak jarang kalau kita tanyakan kepada sebagian orang yang kita kenal dengan pengakuannya mereka akan menjawab BUKAN atas dasar CINTA melainkan harta, tahta atau rupa. sehingga kalau ketiga hal tersebut sudah terpenuhi, maka orang tersebut (subyek) akan langsung meninggalkan obyeknya, mujur kalau masih sempat mengucapkan selamat tinggal.

Pribadi Munafik tidak usah dipelihara. Hanya lantaran niat yang tidak benar, banyak orang menerlantarkan makna kesucian cinta. menyamaratakan makna demi tercapainya nafsu materialisnya. Alangkah lebih baiknya kalau kita memang ada rasa cinta katakan jangan dipendam. Karena cinta bukan untuk dipendam atau disembunyikan melainkan untuk dirasakan dan dijalani.

Ada hal yang harus kita ingat dalam kehidupan cinta, CINTA bukanlah sebuah permainan yang harus ada kalah menangnya. Masalah kalah menang dalam bercinta bukan permainan tetapi hiasan dari makna firman Allah, bahwa Allah menciptakan segala sesuatu selalu berpasang-pasangan. Ada suka ada duka, ada tangis ada tawa, begitu selanjutnya.

Jadi katakanlah cinta kalau memang cinta, jangan mengatasnamakan yang lain dengan cinta. Berani mengatasnamakan yang lain dengan cinta, sama halnya dengan bersiap-siap menghadapi tangtangan hidup selanjutnya.

Kebiasaan Buruk Para Jomblo

-- Negatif thinking --
Misalnya, kalau pas lagi jalan sendiri, lalu ada yang tanya (teman kerja atau teman sekampus lain jurusan), "Koq sendiri?" Langsung deh reaksinya seperti ini: "Sudah tahu sendiri, pakai tanya-tanya. Mentang-mentang gua jomblo. Nyindir, ya." Atau, suatu kali ngelihat ada orang lain yang ngelihatin: "Kenapa sih lihat-lihat?! Anehnya ya, karena gua jomblo. Dasar, tamblo (tampang bloon) lu."
Padahal, "Koq sendiri?" itu kan pertanyaan standar orang yang pengen tanya tapi nggak tahu mau tanya apa. Just basa-basi. Nggak ada maksud apa-apa. Malah kalau tanyanya "Koq berdua?" atau "Sama siapa?" jadi aneh bin konyol. Lha, sudah jelas sendiri pakai tanya "Koq berdua?" atau "Sama siapa?" segala.
Dan orang yang ngelihatin bisa saja karena rasa-rasanya koq kenal. Atau kagum sama tahi lalat di pipi kita. Dipikirnya, "Hoki bener tuh orang ada tahi lalat di pipinya. Coba kalau tahi kebo atau tahi kucing, kan jelek!" - Jadi, nggak ada kait-mengkait dengan kejombloan kita.
Begitulah kalau sudah dikuasai pikiran negatif. Segala sesuatu disikapi secara negatif. Ibarat orang pakai kacamata hitam. Semua yang dilihatnya serba hitam. Lalu bagaimana dong mengatasinya? Tidak ada cara lain, ganti kacamatanya dengan kacamata yang lebih terang. Jangan salahkan obyek yang dilihat.
-- Citra diri yang negatif --
"Siapalah saya ini. Tampang pas-pasan. Nggak bisa apa-apa pula. Otak belet, lha nilai kuliah saja hampir tidak pernah bergeser dari C. Dapet B tuh untung. A, wah ajaib benar anugerah-Mu deh. Mana ada yang mau sama saya. Seandainya saya jadi orang lain pun, nggak bakalan koq saya mau punya pacar kayak diri saya begini."
Padahal gambaran kita tentang diri kita sendiri akan sangat berpengaruh terhadap pikiran, perasaan dan sikap hidup kita. Ibarat makanan bagi tubuh kita, citra diri akan sangat menentukan; apakah kita akan menjadi pribadi yang optimistis, percaya diri, punya semangat hidup. Atau sebaliknya, menjadi pribadi yang pesimistis, rendah diri, loyo alias nggak punya semangat hidup.
-- Rumput di halaman rumah tetangga kelihatan lebih hijau --
"Duh, enak nian punya pacar kayak die. Kemana-mana ada yang nemenin. Ada yang perhatiin and diperhatiin. Ada shoulder to cry on. Malam minggu nggak cengo sendiri di rumah. Lonely. Bisa ngerasain dag dig dug serrr tiap nunggu doi. Kapan pun dan dimana pun ada yang selalu bisa di-call. Pokoknya asyik deh."
Jadi nganggepnya hidup orang lain tuh lebih enak, lebih baik, lebih nikmat, lebih segalanya. Lalu kita berandai-andai; seandainya hidup kita kayak hidup die, dunia kita kayak dunia die. Seolah kita nih baru bahagia kalau kayak die. Kita jadi kurang bersyukur dengan hidup kita sendiri. Padahal, mana ada sih orang yang hidupnya selalu senang.
Siapa pun pastilah punya senang dan susahnya sendiri. Punya pacar pun nggak melulu enak koq. Kadang ada sebalnya. Kadang bisa bikin jengkel and stress juga. So, jangan heran kalau yang sudah punya pacar pun bisa mikir begini: "Duh, enak nian ngejomblo. Bebase sebebas burung di udara.
-- Berselubung topeng --
Nggak jujur dengan diri sendiri. Nggak apa adanya. Contoh 1 (gaya selebritis: kemayu, dengan sikap bertutur diatur): "Aku emang belum mau pacaran koq. Suer. Masih ingin sendiri." - Yang sebenarnya: aku belum ketemu yang aku mau die mau. Adanya aku mau die nggak mau, die mau akunya nggak mau. Ada yang aku mau die mau, eh die maunya mau nabok sama aku.
Padahal apa salahnya bilang, "Aku bukannya nggak kepengen, tapi belum ketemu yang pas." Titik. Kalau bilangnya: belum mau pacaran, masih ingin sendiri - besok atau lusa ternyata ketemu yang cocok. Nah, luh baru nyaho. Malu kan mesti ngejilat ludah kuda (kalau ludah sendiri sudah biasa.
Contoh 2 (gaya politisi: kemaki, dengan sikap bertutur nggak teratur): "Gue naksir die?! Idihh, amit-amit. Sorry ya, dibayar goceng pun nggak bakalan gue ambil!" - Yang sebenarnya: aku sih okelah sama die, tapi dienya cuek banget. Benci deh aku (dengan gaya genit ala Pelawak Tessi).
Padahal apa salahnya bilang, "Dienya cuek begitu, mana berani gue." Titik. Kalau bilangnya: amit-amit, dibayar goceng pun gua gak bakalan ambil - dan ternyata die tuh ngesir sama kita, cuma karena die punya "kemaluan" gede (baca: pemalu) jadinya die pasang sikap cuek bebek. Sok cool. Nah, gimana coba kalau begitu?! Masak mau ikut-ikut si selebritis: ngejilat ludah kuda.
So, tanggalkan topeng itu. Apa adanya sajalah. Tapi ya, jangan vulgar, mengobral atau norak. Jujur dengan elegan gitulah.
-- Hanyut terbawa perasaan --
Nelangsa. Merasa kasihan pada diri sendiri. Seakan dengan ke-jomblo- an itu, dia menjadi orang yang paling malang di dunia. Makan jadi nggak enak (apalagi sayurnya sudah basi, kurang garam pula), tidur nggak nyenyak (AC mati nggak ada listrik, banyak nyamuk lagi).
Nyanyinya pun lagu Chrisye: "Di malam yang sesunyi ini aku sendiri, tiada yang menemani...... srot, srot (nyedot ingus). Akhirnya kini kusadari dia telah pergi tinggalkan diriku..... pufz, pufz (buang ingus pakai lengan baju). Nanini nananininani ninaneniii (bagian ini nggak hafal). Reff: Mengapa terjadi pada diriku, aku tak percaya kau telah tiada.... hiks, hiks (terisak). Haruskah ku pergi tinggalkan dunia..... hoahh, hoahh (nangis sejadi-jadinya)."
Selanjutnya no comment deh. Bukan apa-apa, saya takut ikut-ikut sedih, ikut-ikut nangis, ikut-ikut sedot ingus. Malah repot. Lagian, orang yang lagi terhanyut oleh aneka rupa perasaan susah dan sedih sebetulnya kan nggak butuh kata-kata; ia lebih butuh empati dan simpati.
Saya cuma mau bilang: "You'll never walk alone, Jomblo (ngutip lagu yang biasa dinyanyiin fans Liverpool). Kan banyak juga yang jomblo hehehe."
-- Memaksakan kehendak --
Cara halus: "Hi, cowok, godain kita dong!" (ekstrim: sambil melotot, satu tangan berkacak pinggang satu tangan lagi menggenggam batu siap ditimpukin). Atau, "Hi, cewek, kita godain ya!" (ekstrim: sambil memiting seorang nenek yang kebetulan lewat, dan menodongkan pistol ke keningnya).
Cara kasar: "Apa pun yang terjadi gua harus dapetin doi; biar gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang. Pokoknya harus dan kudu!" (ekstrim: bayar segerombolan preman untuk menculik doi, lalu dengan gaya kungfu Bruce Li datang menyelamatkannya).
Atau, "Saya nggak bisa hidup tanpa doi. Sudahlah, saya mau mati saja! Mana tali, mana tali! Saya mau gantung diri!" (ekstrim: "Bunda, hidup ini kejam. Kembalikan saja aku ke dalam rahimmu!" - segede gitu, gimana masukinnya ya?!")
Atau, "Marilah kepadaku semua yang letih, lesu dan membutuhkan kehangatan, aku akan memberikan diriku seutuhnya!" (ekstrim: ..... disensor).
Dan kalau berdoa doanya begini: "Tuhan, kalau dia jodoh saya, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodoh saya, jodohkanlah. Tapi kalau dia nggak bisa jadi jodoh saya, biarkan dia ngejomblo seumur hidup. Amin."
Padahal segala sesuatu yang dipaksakan - apalagi soal jodoh - pasti akan lebih banyak buruknya daripada baiknya. Usaha tentunya nggak salah, punya keinginan mangga silahkan. Tapi iringilah itu dengan penyerahan diri kepada Sang Khalik: "Bukan hendakku yang jadi, melainkan kehendak-Mu!" Dengan berusaha dan berserah, hidup akan terasa lebih ringan. Tuhan tahu apa yang terbaik buat diri kita. Percaya deh.
-- Sirik --
Orang Manado bilang mangiri. Alias iri dengki. Nggak senang ngelihat orang lain senang. Senangnya ngejelek-jelekin dan ngecil-ngecilin kebaikan orang lain. "Alaaa, dia sih piala bergilir. Lihat aja, bentar lagi juga dia akan pindah ke pelukan cowok laen. Gua sih amit-amit dapetin dia!"
"Eh elu tahu nggak, dia itu kanbekas pacarnya teman sodara teman gue. Nah, kata teman gue, temen gue dari sodaranya, sodaranya dari temennya yang mantan dia itu, dia pernah terlibat narkoba tuh. Pernah digerebek polisi segala. Ortunya sampai jual rumahnya untuk bebasin dia dari penjara." Padahal ke-sirik-an hanya akan membuat kita makin buruk di mata orang lain. Dan pasti di mata Tuhan juga. Nggak ada faedahnya.

Ketika Cinta Terhalang Agama

Untuk Kita semua

Pernahkah kalian merasakan jatuh cinta pada seseorang yang “berbeda agama”? Atau malah saat ini sedang menjalin hubungan cinta dengan seseorang yang berbeda keyakinan dengan kita?
Jatuh cinta adalah hak setiap orang dan naluri yang tidak bisa dihalangi untuk ada, sebab Tuhan menciptakan kita dengan cinta dan kita diharapkan juga mencintai Tuhan dalam menjalani kehidupan. Tetapi, ketika kita harus jatuh cinta pada sosok yang berbeda agama, coba kembali sejenak berfikir.
Mencintai siapapun boleh saja, tetapi setidaknya kadar cinta itu harus dikontrol yang sesuai dengan kondisinya. Jangan sampai cinta yang kita punya menjadi biang masalah dikemudian hari. Masih terlalu banyak orang yang memiliki keyakinan sama dengan kita, lantas mengapa harus memilih yang berbeda yang nantinya akan mendatangkan masalah yang lebih rumit.
Sekali lagi, taman cinta hanya mencoba memberikan pandangan, betapa cinta mampu mengubah kondisi hati-hati kita, namun sebagai manusia, kita juga harus memiliki pengendalian diri terhadap rasa yang ada dalam hati. Jatuh cinta itu hak siapa saja, tetapi alangkah baiknya jika dikendalikan dalam bentuk dan kadar yang sewajarnya serta pada sosok yang sejalan dengan kita.

Kisah Cinta Yang Paling Menyakitkan


sakit hati
Kisah cinta tak selamanya membuat hidup seseorang menjadi bahagia dan berwarna, tapi ada saatnya dimana sesorang mengalami cobaan perasaan yang berat dan membuatnya menjadi terpuruk yang datang dari orang disekitar kalian, bahkan dari orang terdekat kalian. misalnya sahabat, teman, kekasih kalian dan keluarga kalian

Tapi yang terpenting adalah bagaimana cara kalian menghadapi semuanya agar semuanya menjadi baik-baik saja saat kalian melewati masa terpuruk karena cinta. Sehingga pada waktunya kalian akan menemukan belahan hati kalian sebagai bagian dari hidup kalian untuk menyongsong hidup yang lebih bahagia dan berwarna.

Berikut beberapa kisah cinta yang paling menyakitkan. Mungkin dari beberapa kisah cinta berikut ada dari kalian yang mengalaminya.

Pengkhianatan Seorang Sahabat
Sudah kalian ketahui sahabat adalah seorang teman terdekat yang kalian percayai yang dapat dijadikan sebagai teman share baik itu suka maupun duka atau bahkan sebagai saudara kalian sendiri. Tapi bagaimana kalau kepercayaan yang kalian berikan kepada seorang sahabat telah dikhianatinya, sungguh sangat menyakitkan bukan???. Seperti contohnya sahabat kalian diam-diam menyukai dan ingin merebut kekasih kalian.

Mencintai Orang Yang Tidak Pantas Untuk Dicintai
Ketika kalian menjalin suatu hubungan cinta dan kalian tidak menyadari kalian mencintai orang yang tidak pantas untuk dicintai, seperti halnya kalian mencintai seorang laki-laki hidung belang atau perempuan gatelan yang bisanya cuma menyakiti perasaan kalian. Untuk itu sebelum kalian terjebak ke dalam perangkap perasaan (ceile perangkap persaan…) kalian harus mengetahui beberapa tanda pria hidung belang dan tanda-tanda wanita pendusta.

Hanya Sebagai Pelarian Si Dia
Cita yang kalian sirami dengan kasih saying ternyata hanya sebagai pelarian sidia yang dia manfaatkan hanya untuk membalas sakit hatinya kepada mantan kekasihnya sebelum kalian. Setelah dia puas membalas sakit hatinya dengan membuat cemburu mantan kekasihnya lalu selanjutnya dia pergi begitu saja meninggalkan kalian tanpa pernah mengindahkan bagaimana perasaan kalian. Tentu saja dengan kejadian ini akan sangat menyakiti perasaan kalian. Sebelum kalian mengalami hal tersebut tidak ada salahnya kalian mengetahui tanda-tanda cinta bertepuk sebelah tangan.

Kekasih Selingkuh
Hahay saya yakin ini kisah cinta yang paling sangat-sangat menyakitkan hati sehingga sangat sulit untuk dilupakan karena begitu besar luka yang ditoreh. Apalagi kalau kejadiannya tepat di depan kedua mata kalian, kekasih kalian terlihat sedang memadu kasih dengan orang lain. Apa yang akan kalian lakukan???...hehe kalau saya sih saya bakalan gampar tu orang dan mengeluarkan 3 kata…You…Me…End.

Hubungan Tidak Di Restui
Hubungan yang tidak di restui sesungguhnya sangat akan merusak kenyamanan hubungan cinta kalian, apalagi yang tidak merestui hubungan kalian adalah orang tua kalian. Jadi dengan hal tersebut kalian jadi ngelakuin hubungan kasih dengan kekasih kalian secara sembunyi-sembunyi atau nama kerennya backstreet. Menyakitkan bukan??? Kalau kalian melakukan hubungan seperti ini. Kalian harus ketemuan di tempat jauh dan rahasia, biar tidak ada seorang pun yang tahu tentang hubungan kalian. Saya rasa kalian harus menjelaskan tentang hubungan kalian ke mereka kalau kalian sangat saling mencintai, tentunya dengan sungguh-sungguh dan berkomitmen.

Kisah Paling Sedih


Kisah Cinta Paling Sedih dan mengharukan. Menurut saya pribadi menilai kisah inspiratif ini sebagai kisah paling mengharukan di dunia karena saya yakin siapa yang membaca Kisah Cinta Paling Sedih nyata seorang ibu yang telah ditinggal pergi suaminya pasti akan menangis, pasti terharu karena memang kisah ini paling sedih menurut saya admin Kata kata Romantis. Saya berharap kamu penasaran sebelum membaca kisah paling sedih ini, siapkan tisu, kalau kebetulan kamu membaca kisah paling menyedihkan di kamar sendiri, lebih baik sambil nyalain musik bertema sedih juga seperti lagu-lagunya Sulis lah baiklah, silahkan kamu baca kisah paling sedih di dunia yang telah saya ambil dari Kata kata Romantis. 
Kisah Cinta Paling Sedih
Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki : 
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri. Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka. Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku. Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku. Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya. Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami. Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku. Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi. Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya. “Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut. Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??” “Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu. Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah. Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas. Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis. Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara. Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku. Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya. Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku. Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya. Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku. Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia. Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku. Istriku Liliana tersayang, Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu. Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang. Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku. Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy! Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note. Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta. Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi. Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?” Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.” Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?” Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.” Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus. Bagaimana pendapat kamu dengan “Kisah Cinta Paling Sedih” atau cerita paling mengharukan di atas ? saya rasa kamu mulai ingusan dengan mata merah sedikit netesin air mata. Bener kan ? Tolong share ke temen-temen di facebook dong atau like nih kisah paling sedih

Kriteria Wanita Pujaan Laki-laki





Kriteria Wanita Pujaan Laki-laki….
Sebenarnya Kriteria perempuan itu berbeda-beda di mata lelaki. Tapi Menurut saya kriteria perempuan yang di minati dan disukai laki2 itu seperti ini:

Ciri - Ciri Perempuan Pujaan Hati Laki2.
1. Tidak suka Kesana-Kemari
2. Sopan & Santun (berpakaian & Berbicara )
3. Menghormati Kaum Lelaki
4. Pintar & Smart.
5. Rajin
6. Bersih
7. Mandiri
8. Keibuan..
9. Setia..
10. Taat Beribadah
11. Baik Hati.
12. Tidak Cerewet
13. Pengertian
14. Mendukung Aktivitas / Hobby Pasangannya.
15. Nyambung di ajak berbicara.
16. Menyelesaikan masalah itu selalu Tenang dan Dewasa.
17. Bersikap Dewasa.
18. Bertanggung Jawab
19. Konsisten terhadap apapun.

20. Tidak Matre
21. Non Existence



Tapi ada gak ya perempuan yang memiliki 10 karakter  aja diantara 19 karakter tersebut. Terserah deh yang mana Aja.
Buat kaum Hawa Apakah anda Sudah Menjadi Kriteria Perempuan Seperti ini…?..

Susah Lupakan Mantan? Ikuti Trik Ini!

Masihkah Anda memikirkan mantan dan tidak bisa menghilangkannya dari pikiran Anda? Bahkan saat bersama orang yang baru, Anda masih mengkait-kaitkannya dengan mantan? Berhenti dan pikir ulang manfaatnya. Women Health About telah menyiapkan enam trik melupakan mantan, dan tidak lagi memikirkannya. Anda siap melakukannya?

Jangan membanding-bandingkan
Jika Anda terus membanding-bandingkan kekasih dengan mantan, maka kesempatannya sangat kecil bagi Anda untuk melupakan mantan. Maka dari itu, pastikan untuk memilih tipe kekasih yang jauh berbeda dari mantan Anda terdahulu. Jika Anda tidak dapat melakukannya, fokuskan kepada cinta kekasih baru Anda yang tidak dapat dibandingkan dengan cinta mantan terdahulu.
Bukan duplikasi
Anda tidak akan bisa membangun kembali hubungan yang sama seperti yang telah berakhir. Sekeras apapun usaha Anda, tidak akan ada pria yang sama. Maka persiapkan diri Anda dengan membuka hati untuk hubungan yang baru, bukan hanya membuatnya seperti hubungan Anda yang terdahulu.

Hindari nostalgia
Tentunya Anda tidak ingin menghabiskan hidup hanya menangisi mantan. Pikirkanlah, hubungan telah berakhir dan Anda pasti akan mudah melupakannya. Cara yang termudah adalah memulai hubungan yang baru untuk melupakan yang lama.
Jangan ada batasan atau larangan
Jangan pernah takut untuk mengulangi kesalahan yang sama, dan jangan mencoba untuk menghindar, karena dipastikan akan membuat Anda mengingat mantan. Bebaskan perasaan Anda. Ingatlah, Anda hidup untuk masa sekarang dan masa depan, bukan masa lalu Anda.
Kurangi drama
Jika masih berat melupakannya, menangislah. Setelah itu, hapus air mata, lalu bentengi diri dan bakar semangat Anda. Dalam beberapa bulan ke depan, Anda akan melihat masa “sendu” ini sebagai humor belaka.
Jangan ada deja vu
Belajar dari kesalahan masa lalu adalah hal yang lebih baik. Terkadang ada masanya Anda harus ditundukkan oleh tipe pria tertentu, pria yang membuat Anda sering kali menangis. Untuk perasaan yang jauh lebih baik, ubah keadaan ini! Dan yakinlah Anda bisa.

Tahukah Kamu Ciuman Lebih Berarti Bagi Wanita Dari pada Pria

Bagi setiap orang ciuman selalu memiliki kesan yang berarti, tapi tahukah Anda jika arti ciuman bagi pria dan wanita itu ternyata berbeda. Banyak penelitian menegaskan bahwa wanita ternyata menikmati ciuman lebih lama daripada pria. Itulah kenapa para wanita lebih mudah mengingat pengalaman ciuman romantis mereka yang pertama kali dibanding pria.


Tim dari New York State University melakukan penelitian pada 1000 pelajar tentang skala dan arti berciuman bagi wanita dan pria.
Image by © Ken Seet/CorbisDari penelitian yang dilaporkan Evolutionary Psychology, wanita menggunakan ciuman sebagai sebuah cara untuk merespon rasa suka pada pasangan mereka, untuk mempertahankan keintiman, dan sebagai pengukur hangat atau dinginnya sebuah hubungan. Sementara pria lebih menilai ciuman untuk mendongkrak gairah seksual mereka.

Dari kuisioner yang didapat, diketahui pria kurang peduli saat mereka harus berhubungan seks, dan cenderung menomorduakan ciuman, karena ciuman bukan inti dari seks yang mereka lakukan.
Ketua penelitian Dr Gordon Gallup, menyebutkan pria bisa berhubungan seks dengan seseorang tanpa berciuman, berhubungan seks dengan seseorang yang tidak menarik, bahkan bersedia berhubungan seks dengan wanita yang mereka nilai masuk kategori bad kisser.
Dr Gallup juga menemukan persepsi yang berbeda akan ciuman pada hubungan pendek dan jangka panjang, meskipun dalam dua periode ini ciuman tetap menjadi ritual yang berarti bagi wanita.
Pada wanita yang menjalin hubungan jangka panjang, ciuman tak hanya menjadi sebuah aktivitas penting dari keseharian mereka. Lebih dari separuh sepakat ciuman sebagai cara mempertahankan hubungan. Berbalik dengan pria yang menganggap ciuman kurang begitu penting sejalan dengan lamanya hubungan.
Cara berciuman yang disukai wanita dan pria juga berbeda. Pria lebih menyukai ciuman basah atau ciuman lidah.

50 Kunci Sukses Dalam Menjalani Hidup di Dunia

Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.
Kunci menuju puncak sukses
beritaunik.net, kunci, sukses
Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.
  1. Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.
  2. Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran an bukannya kesulitan belaka.
  3. Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.
  4. Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.
  5. Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.
  6. Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.
  7. Mereka jarang mengeluh.
  8. Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka
  9. Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.
  10. Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.
  11. Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.
  12. Mereka memiliki ambisi atau semangat.
  13. Tahu benar apa yang diinginkan.
  14. Mereka inovatif dan bukan plagiat.
  15. Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.
  16. Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.
  17. Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.
  18. Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.
  19. Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.
  20. Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.
  21. Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.
  22. Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.
  23. Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.
  24. Mereka adalah komunikator yang handal.
  25. Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.
  26. Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.
  27. Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.
  28. Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
  29. Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.
  30. Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.
  31. Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.
  32. Mereka juga murah hati dan baik hati.
  33. Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.
  34. Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.
  35. Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.
  36. Mereka rajin.
  37. Ulet
  38. Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.
  39. Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.
  40. Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.
  41. Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.
  42. Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.
  43. Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.
  44. Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
  45. Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.
  46. Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.
  47. Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.
  48. Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.
  49. Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.
  50. Mereka melakukan pada yang mereka katakan.
Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain. Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Support : Creating Website | Januarisah Pratama S Template | Mas Template
Copyright © 2011. Japrasi™ |Share ALL Your Information - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger